Program MBKM pada perguruan tinggi adalah sebagai berikut;



            Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

 

Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling telah memfasilitasi berbagai kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) untuk mengembangkan kompetensi mahasiswanya. Kegiatan MBKM yang telah dilaksanakan program studi S1 Bimbingan dan konseling, fakultas ilmu pendidikan, universitas negeri surabaya adalah sebagai berikut;

 

1.6.1 Magang/Praktik Industri

Magang/Praktik Industri merupakan Aktivitas pembelajaran yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa kependidikan dan non-kependidikan mengenai kegiatan riil di lembaga pendidikan dan industri sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang keilmuan bimbingan dan konseling.

Program magang mandiri di berbagai institusi. Lokasi magang mahasiswa sangat bervariasi, mencakup Sub Direktorat Crisis Center Unesa (SMCC), rumah sakit, Dinas Sosial di berbagai daerah (khususnya bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana), Dinas Kesehatan (Puskesmas area Gresik), BNN tingkat Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur, Rumah Sakit di Madiun khusus menangani masalah adiksi (layanan BK adiksi narkoba), perusahaan yang bergerak di bidang social enterprise, serta lembaga lainnya yang berfokus pada pelatihan SDM. Program magang mandiri yang diselenggarakan oleh prodi, terdapat 12 dosen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling yang ditugaskan sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

 


1.6.2 Membangun Desa/KKN Tematik

Membangun Desa/KKN Tematik merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengan masyarakat di luar kampus dan secara langsung bersama-sama masyarakat. S1 Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya telah dilakukan KKN Tematik di berbagai Desa mitra (wilayah Magetan, Madiun, Nganjuk).

 

1.6.3 Kegiatan Kewirausahaan

Kegiatan Kewirausahaan merupakan bentuk pembelajaran yang mendorong pengembangan minat wirausaha mahasiswa dengan program kegiatan belajar yang sesuai. S1 Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya telah membuka peluang mahasiswa untuk mengikuti  kegiatan kewirausahaan mulai tingkat fakultas, universitas sampai kementerian.

 

1.6.4 Asisten Mengajar

Asisten Mengajar di Satuan Pendidikan merupakan bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan mahasiswa secara kolaboratif di bawah bimbingan guru dan dosen pembimbing di satuan pendidikan formal. UNESA menfasilitasi kampus mengajar bekerjasama dengan Pemerintah Kota Magetan, Madiun, Ngawi  dengan kegiatan program mahasiswa mengajar di sekolah formal jenjang SMP

 

1.6.5 Penelitian

Penelitian merupakan bentuk kegiatan penelitian untuk membangun cara berpikir kritis mahasiswa yang memiliki passion menjadi peneliti.  UNESA Sudah membuka peluang penelitian mahasiswa berkolaborasi dengan dosen bimbingan dan konseling.

 

1.6.6 Proyek Kemanusiaan

Proyek Kemanusiaan merupakan Kegiatan sosial untuk sebuah yayasan atau organisasi kemanusiaan yang disetujui Perguruan Tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

 

1.6.7 Pertukaran Mahasiswa

Pertukaran Mahasiswa merupakan program yang diselenggarakan dalam rangka memberikan kesempatan kepada mahasiswa bimbingan dan konseling untuk mengikuti perkuliahan yang relevan di perguruan tinggi lain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang dijalankan secara mandiri melalui kerjasama antara program studi S1 Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya  dengan Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling di Universitas Malang. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dengan Universitas Malang memiliki DPL tersendiri yang ditunjuk oleh instansi yang terkait dan terpisah dari dosen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling.

 

1.6.8 Bela Negara

Bela Negara merupakan Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan, pendidikan dan atau pelatihan kepada Warga Negara guna menumbuh kembangkan sikap dan perilaku serta menanamkan nilai dasar Bela Negara. UNESA telah membuka peluang program bela negara, namun  belum ada minat mahasiswa terhadap program terkait.